Inisiasi Menyusu Dini
(IMD)
Inisiasi Menyusu Dini
(EARLY INITIATION OF BREASTFEEDING )
(Marshall Klaus: Mother and Infant : Early Emotional Ties Pediatrics 1998)
Bayi diberi kesempatan MULAI / INISIASI
MENYUSU sendiri SEGERA setelah lahir / DINI
dengan cara :
BAYI DITENGKURAPKAN didada ibu dengan kulit bayi melekat pada kulit ibu. Biarkan dalam posisi ini setidaknya 1 jam atau sampai menyusu awal selesai.”
Kemampuan kulit ibu menyesuaikan suhunya dengan suhu yang dibutuhkan bayi (thermoregulator thermal synchron)
Bayi pada usia beberapa menit dapat merangkak kearah payudara dan menyusu sendiri
Bayi lahir normal diletakkan di perut ibu segera setelah lahir dengan kulit ibu melekat pada kulit bayi selama setidaknya 1jam, dalam usia 20 menit bayi merangkak kearah payudara, usia 50 menit menyusu
5 tahapan perilaku sebelum menyusu :
1. Dalam 30’ pertama: istirahat siaga. Sekali-kali melihat ibunya, menyesuaikan dengan lingkungan
2. 30’-40’M: mengeluarkan suara, gerakan menghisap, memasukkan tangan ke mulut
3. Mengeluarkan air liur
4. Kaki menekan-nekan perut ibu untuk bergerak ke arah payudara
5. Menjilat-jilat kulit ibu.menyentuh puting susu dengan tangannya,menghentak kepala ke dada ibu menoleh ke kanan dan kiri, menemukan puting menjilat, mengulum puting susu, membuka mulut lebar dan melekat dengan baik
KEUNTUNGAN IMD (dengan Melekatkan Kulit bayi-ibu
setidaknya 1 Jam ):
1. Dada ibu menghangatkan bayi dengan tepat ( Fransson A 2005 ) . Menurunkan kematian karena hypothermia ( Bergman N 2005, Bergstorm 2007)
2. Ibu dan bayi merasa tenang (Kroeger & Smith 2004)
3. Memindahkan bakteri kulit ibu ke kulit nya Menjilat kulit ibu menelan bakteri , berkoloni diusus bayi menyaingi bakteri ganas darilingkungannya. ( Hanson L 2004)
4. Jalinan kasih sayang ibu-bayi-ayah lebih baik sebab bayi siaga 1 – 2 jam pertama. (UNICEF India: BREAST CRAWL Initiation of breastfeeding by breast crawl. UNICEF India 2007)
5. Mendapat kolostrum, kaya antibodi, penting untuk pertumbuhan usus,ketahanan infeksi,kehidupan bayi (Hanson L : Immunobiology of Human Milk. 2004)
6. IMD –lebih berhasil menyusui eksklusif dan lebih lama disusui (UNICEF India: BREAST CRAWL Initiation of breastfeeding by breast crawl. UNICEF India 2007, Sose CIBA Symposium 1978, Kramer et al JAMA2001,VaidyaK et al NepalMedical College Journal 2005))
7. Sentuhan,emutan, jilatan pada puting merangsang pengeluaran hormon OKSITOSIN penting untuk :
1. Kontraksi rahim membantu mengurangi perdaahan (Sobhy SM NAEgypt Public Health Association 2004)
2. Merangsang hormon lain membuat ibu tenang, rileks,mencintai bayinya, meningkatkan ambang nyeri, kebahagian ( Matthiesen et al 2001 )
3. Merangsang pengaliran ASI (Laurence R A Guide for Medical Profession. 2006)
TATALAKSANA INISIASI MENYUSU DINI
(WABA2007 Leaflet UNICEF IMD 2007) :
1. Dianjurkan SUAMI atau keluarga MENDAMPINGI ibu saat melahirkan ( ABM protocol#5 2003, UNICEF dan WHO: BFHI Revised, 2006)
2. Dalam menolong ibu saat melahirkan, disarankan untuk tidak atau mengurangi mempergunakan obat kimiawi (Dimkin & O’Ohara; AmericanJournalof ObstreticandGynocology 2002)
3. DIKERINGKAN, KECUALI TANGANNYA , tanpa menghilangkan lemak putih( vernix ) (UNICEF dan WHO: BFHI Revised, d 2006 and UNICEF India 2007 )
4. BAYI DITENGKURAPK KULIT bayi MELEKAT pada KULIT ibu.
5. KULIT Bayi bersentuhan dengan kulit ibu PALING TIDAK SATU JAM.
6. Bila dlm 1 jam menyusu awal belum terjadi, DEKATKAN BAYI KE PUTING tapi jangan memasukkan puting ke mulut bayi. BERI WAKTU 30 menit atau 1 jam lagi
8. Tunda menimbang, mengukur , suntikan vit K dan menetes mata bayi sampai proses menyusu awal selesai ( Klausand Kennel 2001; American College of OBGYN 2007 and ABM protocol #5 2003)
- Berikan ASI saja tanpa minuman atau makanan lain kecuali atas indikasi medis. Tidak diberi dot atau empeng
- RAWAT GABUNG BAYI: Ibu–bayi dirawat satu kamar, dalam sehari selama 24 jam dalam jangkauan ibu . (American College of OBGYN 2007 and ABM protocol #5 2003)
Catatan “ INDIKASI IMD : IBU dan BAYI dalam Keadaan STABIL “
Standar Emas makanan bayi :
1. IMD
2. ASI EKSKLUSIF 6 Bulan
3. MPASI setelah 6 Bulan
4. ASI sampai 2 Thn